Adinda…

Adinda,…

Sedang apa gerangan disana?

Kutulis ini menjelang senja

Sambil terpekur rindu

menatap mentari memerah

Adinda,…

Continue reading

Ku Tau Pertanda Cintamu

Semesta berbisik padaku suatu hari

Saat ku pasung hati disudut mega

Mereka menerbangkanku ke angkasa

Dan menunjukkan jarinya ke arahmu

Bintang itu sangat gemerlap

Menerangi dengan kilauan nyata

Mereka tlah membawaku memandangimu

Sembari mengatupkan hatiku

Aku pun terpana,..

Continue reading

Embun Pagi

Butiran-butiran embun dipagi hari…….. ..

Yang menyejukan indahnya pagi…….. …

Menyejukan isi relung hati…….. .

Mendamaikan jiwa raga ini……… …..

Kuingin…

Aku ingin menjadi Air

Agar selalu bisa hapus dahaga

Agar senantiasa kubisa beri kehidupan

Agar senantiasa kubisa beri kuncup-kuncup

Bunga-bunga cinta di taman hati

Aku ingin menjadi Angin

Cahaya….

Cahaya yang menerpa jiwa…….

Cahaya yang datang menembus sukma……

Mengukir didalam relung hati……..

Tergurat akan isi hati…….. …

Membelai akan makna yg hari ini dimiliki…. ..

Sebagai karunia yg diberikan Ilahi…..

Mengungguh setiap ungkapan yang terilhami… …..

Mengalir masuk dan bersemayam direlung hati…….. .

Tersandar dalam kalbu……. …

Terkembang dalam sukma…….

Tecurah dalam kata…….. ..

Terukir dalam jiwa…….. ……..

Makna yang terungkap tak menjadi bias…….. ..

Terungkap jelas disetiap baitnya….. …..

Tergambar jelas untaian kalimatnya.. …….

Engkaulah karunia Ilahi yg terindah…. ……

Selamat Datang Kembali, Sayang…!

Angin syahdu mendendang senandung merdu
Bait demi bait terlantun,
Mekarkan kembang hidupkan taman.

Ini kisah gembira, tentang kembalinya sang Bayu nan teduh;
Sang kawan sejati,
Sang teman sehati,
Kala menatap Cinta.

Dinda, mengapa pergi demikian lama?
Tak tahukah engkau rindu tlah menggunung?

Kini engkau kembali, wahai putri jelita
Kini kerinduan tlah terobati,
Berganti gejolak yang tak kalah merisaukan;
Penantian akan Senyum yang kau tebar,
Senyum termanis dari jiwa yang Indah.

Dan,
Tanganpun terulur sambut semerbak kembang setaman;
“Mari dinda, warnai samudra dengan goresan pena.”

Kabar Untukmu Cinta

Hari yang hadir adalah pagi yang elok
Saat suara merdumu menyapa batinku
Ku terpaku dalam angan yang menyeru
Untukku pagi ini hangati jiwamu

Cintamu yang sesempurna kilauan embun
Menyergap sekujur hatiku disini
Untuk selalu mengganggu harimu
Menemani langkah kecilmu sepanjang waktu

Ku kabarkan padamu cinta,..
Dalam indahnya sejuta lengkungan pelangi
Yang mewarnai hari selepas hujan menguyur
Hanya engkaulah yang paling berwarna
Dan paling mempesona,..